45 Tipe Dosen Unik di Kampus yang mungkin bisa Menghibur

45 Tipe Dosen Unik di Kampus yang mungkin bisa Menghibur

  1. Dosen super pintar seperti perpustakaan keliling

www.naruto-movie.com45 Tipe Dosen Unik di Kampus yang mungkin bisa Menghibur. Ciri khas dosen ini adalah dosennya hobi membaca, dan memiliki koleksi buku yang sangat beragam. Ketika ditanya tentang sesuatu, mereka akan menjawab dengan santai, apapun jenis pertanyaan yang bisa mereka jawab dengan mudah. Ya, perpustakaan sedang berjalan. Anda beruntung memiliki dosen seperti itu.

  1. Penerbangan instruktur

Mendengar penerbangan instruktur serasa mengingat pesawatnya ya, predikat ini diberikan kepada instruktur dengan aktivitas tidak normal. Karena kesibukannya, ia sering membubarkan kelas dan oleh karena itu jarang memberikan pidato tatap muka.

Jika Anda bertemu instruktur ini, Anda harus siap dan pandai menemukan waktu untuk memastikan Anda tidak ketinggalan pelajaran yang sering Anda pelajari bersama teman.

  1. Dosen yang ramah

Tipe ini merupakan salah satu dosen favorit mahasiswa. Karena sikapnya yang bersahabat, ia tampak selalu bersama teman-temannya setiap kali kuliah. Dosen ini juga menjadi favorit para pekerja kantoran, karena kebiasaan kuliahnya yang tidak terlalu kaku, jadi menurut saya skripsi ini akan segera selesai.

  1. Dosen Pembunuh

Dosen ini adalah dosen terpopuler di kampus. Anda tahu kenapa, karena kebanyakan siswa mati rasa olehnya. Bahkan di dalam kelas, seperti di kuburan, meminimalkan gerakan dan hindari suara jika diperlukan, bahkan gerakan dapat membuat skor menjadi menakutkan.

  1. Ketidaktahuan Dosen

Tipe ini kebalikan dari dosen yang ramah. Mereka cenderung tidak peduli dengan perilaku siswa. Tidak ingat materi, jangan mengerjakan pekerjaan rumah, dan jangan ditanya. Anda tahu, Anda mungkin akan mendapatkan masalah nilai karena Anda tidak diharuskan untuk memberikan tugas. Jika Anda menerimanya, jangan menerimanya, tidak masalah, bagaimanapun juga, itu adalah biaya orang tua Anda.

  1. Pimpinan Dosen

Nah, jenis ini biasanya dimiliki oleh dosen baru atau dosen yang gugup. Biasanya gerakannya terganggu, membuatnya bingung, tidak banyak bicara, bahkan gagap menyampaikan materi. Siswa yang cerdas merupakan badan utama kelas yang mendapatkan hasil belajar atau catatan.

  1. Dosen yang kaku

Dosen hanya fokus pada satu hal. Memberikan ekspresi tanpa ekspresi, nada monoton dan bahasa yang sangat standar. Belajar dengan dosen seperti itu bisa menjaga mood kamu agar tidak tertidur.

  1. Nilai dosen kecil

Anda harus berhati-hati dengan dosen ini. Karena tingkat evaluasi yang tinggi, sulit bagi siswa di kelas untuk mendapatkan nilai A. Namun meskipun dosennya mumpuni, itu tidak penting apalagi profesional, kuncinya adalah menunjukkan jati diri anda, layak atau tidak, anda akan mendapatkan nilai sempurna di mata mereka.

  1. Dosen Fashionista

Jangan salah menilai, ini pengajar, bukan model Anda. Penampilan dosen ini sangat unik. Penampilan adalah perhatian terbesarnya. Karena penampilannya yang demikian, dosen mudah diingat oleh mahasiswa.

  1. Dosen korban

Tahukah Anda mengapa korban diintimidasi? Hanya karena pidatonya yang tidak biasa, atau apa pun yang membuat kita merasa memenuhi syarat untuk mengungguli dia.

Biasanya dosen ini menjadi incaran mahasiswa yang di-bully, seperti difoto diam-diam dan dijadikan meme. Parahnya mahasiswa diremehkan.

Baca Juga: REVIEW Cyberpunk 2077 di PS4, dan Beberapa Game Lain

  1. Dosen yang genit

Karena sikapnya yang menggoda, dosen paling ditabukan oleh mahasiswa. Namun biasanya dosen sembrono ini akan memberikan nilai gratis kepada mahasiswa yang menjadi korban. Jangan salah, tidak hanya dosen laki-laki, tapi ada juga yang sembrono.

  1. Dosen militer

Tegas, tidak suka huru-hara, dan tidak toleran terlambat adalah sebagian ciri dosen militer. Tak jauh beda dengan panglima militer di bidang ini.

Namun dengan dosen ini kita akan belajar mata kuliah tingkat lanjut, kalau jam 7 nanti masuk universitas jangan sampai telat, hati-hati di usir.

  1. Dosen setengah jam

Banyak mahasiswa yang suka bermain seperti dosen tipe ini. Setelah kelas, bubarkan kelas satu jam, luangkan beberapa menit dan berikan pekerjaan rumah di rumah, itu tidak cukup. Saya bisa pulang

  1. Dosen video

Konon citranya gila karena dia suka dilihat dari kebaikannya. Tidak hanya di atasan tapi juga di kalangan mahasiswa. Dosen tidak segan-segan meluangkan waktunya untuk pencitraan. Tidak ada yang melihat kembali ke sifat aslinya.

  1. Dosen lama

Biasanya metode pengajaran dosen ini masih kontemporer. Fokus tidak digunakan. Siswa biasanya dianggap sebagai anak-anak. Namun sayang dosen ini sering membawakan oli, baik oli angin maupun oli untuk kuliah.

  1. Dosen Matre

Ternyata gelar ini tidak hanya dimiliki oleh wanita, tapi juga oleh pria. Bahkan menyebar ke dosen. Biasanya dosen penting suka diberi hadiah oleh mahasiswa. Beberapa siswa bahkan menggunakan sifat materi dosen untuk mempertahankan nilainya melalui penyuapan dan cara lain.

  1. Dosen tidak mau salah

Wajar jika manusia melakukan kesalahan, termasuk dosen. Namun, dosen seperti itu akan mengganggu. Bahkan jika dia tahu dia salah, dia akan mencari berbagai cara untuk bertahan hidup.

  1. Dosen yang menarik

Di kelas ini, dosen cenderung membuat lelucon. Selama tidak ada catatan kuliah yang tersisa, hal ini tidak salah. Biasanya mahasiswa akan menganggap dosen jenis ini sebagai dosen favoritnya karena di kelas mungkin sangat antusias dan penuh kegembiraan.

  1. Dosen yang bercerita

Mungkin karena hobi mendongeng, dosen ini tidak pernah bosan bercerita di kelas. Awalnya dia mengajar buku teks karena berkaitan dengan kehidupan, dia memberi contoh, jadi dia kehilangan waktu.

Di akhir mata kuliah, dia mengatakan akan melanjutkan materinya minggu depan. Kebiasaan ini berulang berulang kali, sehingga siswa harus siap belajar di rumah.

  1. Dosen Malaikat

Sikap sabar, lemah lembut, tidak pelit, biasanya disukai siswa. Namun terkadang, dosen nakal ini juga dimanfaatkan oleh mahasiswa yang nakal. Dosen ini adalah tempat yang bagus untuk berdiskusi.

  1. Dosennya baik

Dosen semacam ini adalah dosen favorit mahasiswa. Dosen tipe ini adalah dosen yang sangat memahami mahasiswanya. Mereka adalah pengajar pemaaf, dan mereka selalu tahu ketika mahasiswa melakukan kesalahan. Bagi siswa, tidak ada kata yang salah.

Dosen tipe ini cenderung sabar dan bijaksana. Karena dosen yang baik hati sangat memahami mahasiswanya, ia tidak akan terlalu pelit dalam hal penilaian, karena ia tahu nilai itu penting bagi mahasiswa (bahkan untuk keperluan pembelajaran).

  1. Dosen super sibuk

Dosen tipe ini memiliki jam terbang yang sibuk karena terlalu banyak proyek yang harus dikerjakan. Belum lagi banyak rencana pengajaran, karena menurutnya mengajar di universitas saja tidak cukup. Di benak mahasiswa, dosen jenis ini memiliki dua posisi:

a) Favourite, karena banyak waktu kosong, jadi banyak hari libur, dan

b) Menyeramkan, karena sangat sedikit materi yang sering diajarkan di kelas, sehingga siswa seringkali buta (kecuali pekerja keras), terutama menjelang ujian.

  1. Dosen Pembunuh

Setiap universitas di dunia pasti memiliki satu dosen seperti itu. Dosen pembunuh adalah yang paling tidak disukai mahasiswa. Saat mengisi Kartu Rencana Studi (KRS), mahasiswa pasti cenderung menjadikan dosen-dosen jagoan ini sebagai pilihan terakhir mereka.

Ciri-ciri dosen bisa dikatakan killer, antara lain sering kuis dadakan, mahasiswa langsung acak menjawab pertanyaan, selalu melakukan “grumpy meeting” di kelas, sanksi bagi mahasiswa, bahkan lebih parah lagi kencing.

  1. Dosen lembur

Jenis pengajar ini juga yang paling disukai oleh mahasiswa. Dosen demi kelas adalah orang yang selalu membubarkan kelas sebelum waktunya. Bisa jadi karena dosennya sangat sibuk, atau karena malas mengajar.

Dosen tipe ini memang memahami keinginan mahasiswa yang merasa tidak nyaman saat duduk di kelas dalam jangka waktu yang lama. Namun dosen semacam ini bisa juga menjadi dosen yang tidak disukai mahasiswa yaitu dosen drop out lebih awal dan menggantikannya dengan banyak tugas.

  1. Dosen bekerja lembur

Berbeda dengan dosen lembur, dosen lembur adalah dosen yang selalu menghadiri perkuliahan lebih banyak dari pada jam kuliah. Biasanya dosen yang kerja lembur adalah yang suka ngobrol.

Bisa dikatakan dosen seperti itu “tidak peka” terhadap mahasiswanya. Biasanya di akhir jam pelajaran siswa akan terlihat bosan. Selain itu, meski dosen masih menjelaskan buku ajar, mahasiswa seringkali mulai menata alat tulisnya.

Nah, dosen lembur tidak bisa mendengar kode yang ditampilkan mahasiswanya, tapi terus berbicara dan menjelaskan materi sampai hanya dia dan Tuhan yang mengetahuinya.

  1. Dosen bahasa Lang

Dosen ini merupakan dosen yang sangat memperhatikan hubungan antara zaman dan kekinian. Ia selalu mengikuti update terkait teknologi (gadget), media sosial, dan literasi informasi (hot gossip). Dosen pengajar bahasa biasanya menggunakan bahasa kasual saat mengajar, dan mereka sering tidak bosan.

  1. Dosen Fashionista

Berbeda dengan dosen bahasanya, dosen fashionista merupakan dosen fashion terkini. Dosen jenis ini biasanya mengoleksi pakaian yang banyak, jadi kita tidak menyangka akan melihat baju yang sama dipakai dua kali dalam satu semester. Dosen termasuk dosen fashionista biasanya adalah dosen muda.

  1. Humor Dosen

Dosen humoris merupakan level humornya di atas rata-rata. Kalimat atau peristiwa apa pun di kelas bisa menjadi sasaran lelucon. Padahal, dibandingkan dengan materi yang dikenalkan, sering kali terdapat cerita humor di kelas.

Mahasiswa yang diajar oleh dosen seperti itu biasanya lebih santai di kelas, dan mereka tidak cukup untuk menutupi biaya dosen pembunuh (untuk menyegarkan pikiran mereka).

  1. Lebih sedikit mendengarkan dan bicara lebih banyak

Dosen semacam ini adalah seseorang yang mendengarkan lebih dari yang dijelaskannya. Oleh karena itu bukan untuk dosen menjelaskan, tapi untuk mahasiswa menjelaskan materinya. Mengapa?

Ya, oleh karena itu dosen yang tidak banyak berbicara akan menugaskan mahasiswanya untuk memperkenalkan suatu bab atau substansi dari suatu bab, kemudian dosen akan menilai dari kursi mahasiswa.

Hanya jika ada kesalahan penjelasan atau mahasiswa mengajukan pertanyaan, dosen akan menjelaskan materi sesuai kebutuhan. Ada juga beberapa pertanyaan, dosen biasanya akan meminta kepada kelompok atau individu mahasiswa yang hadir untuk menjawabnya terlebih dahulu, jika tidak dosen akan menjawabnya.

  1. Dosen untuk pecinta tugas

Dosen tipe ini mungkin mengira perkuliahan adalah satu-satunya kegiatan bagi mahasiswa. Dia mungkin berpikir bahwa jika siswa tidak mengerjakan pekerjaan rumah, apa yang akan mereka lakukan di waktu luang? Mungkin menurutnya dengan memberikan pekerjaan rumah, waktu luang siswa tidak akan terbuang percuma.

Nah, pengajar bagi pecinta tugas adalah mereka yang sangat suka menyelesaikan banyak tugas sebelum tenggat waktu yang berbeda. Apapun yang menurut siswa dapat dilakukan, dia akan mengerjakan tugas.

Dari tugas individu ke tugas kelompok. Mata kuliah yang dipimpin dosen ini akan menjadi mata kuliah tugas mingguan tetap.

Baca Juga: Pendidikan di Masa Pandemi

  1. Dosen Pemula

Dosen pemula adalah dosen yang baru saja diterima sebagai dosen dan masih pemula dalam masalah pengajaran. Dosen seperti itu biasanya menjadi sasaran empuk untuk dimanja oleh mahasiswa.

Mulailah dengan persyaratan untuk mengurangi tugas dan bahkan mengurangi kinerja. Tidak hanya itu, dosen pemula biasanya merasa gugup saat mengajar (sulit berbicara, takut menatap mata mahasiswa, dsb), sehingga biasanya menjadi sasaran bullying mahasiswa.

  1. Dosen penindas

Berbeda dengan dosen pemula yang di-bully oleh mahasiswanya, dosen yang di-bully adalah dosen yang gemar melakukan bully kepada mahasiswa. Guru pelaku intimidasi biasanya mengingat nama-nama siswa yang mereka ajar. Ada 2 jenis dosen bullying:

  • Dosen membully 1 mahasiswa yang sama selama 1 semester. Mahasiswa yang menjadi korban bullying oleh pembicara pada awal konferensi tentunya akan terus menjadi sasaran atau objek bullying oleh pembicara pada konferensi selanjutnya.
  • Dosen membeli mahasiswa secara acak. Dosen akan secara acak menunjuk seorang mahasiswa sebagai pelaku intimidasi. Biasanya mereka yang eye-catching, atau duduk di kursi depan atau belakang.
  1. Dosen yang baik

Nah, berikut beberapa jenis dosen yang akan memberikan semangat kepada mahasiswanya untuk belajar. Karena bakatnya (tampan atau cantik), siswa biasanya tidak mengantuk di kelas karena merasa seperti melihat bidadari di kelas.

Padahal, mahasiswa biasanya cenderung aktif di kelas untuk menarik perhatian, jika dosen tipe ini bisa mengingatnya.

  1. Dosen mengajar

Dosen tetap adalah pembunuh. Dosen paling kejam adalah dosen yang mengajar kelas pagi. Dia tidak akan mentolerir siswa yang terlambat.

Dosen ini sering disebut sebagai dosen “pengunci pintu” karena terbiasa mengunci pintu bagi mahasiswa yang terlambat (ada yang hanya dikunci secara lisan, ada yang secara literal dikunci), sehingga tidak bisa hadir dalam perkuliahan.

  1. Dosen Under Dos

Dosen tipe ini adalah dosen yang benar-benar menggunakan “fasilitas” asdos atau asisten dosen. Dia memberikan segalanya untuk sesama pengelana. Saat dosen berhalangan hadir, Asdos lah yang mengerjakan PR, mengumpulkan PR, mengevaluasi PR, mengerjakan tes, mengevaluasi ulangan, bahkan mengevaluasi kuliah.

Asdos juga memberikan panduan atau tutorial tentang topik (terutama saat mengikuti ujian). Beruntung dosen masih menjelaskan materi perkuliahan.

36. Dosen yang cuma jago jadi dosen

Hasil penelitiannya tersebar di berbagai jurnal. Cara terbaik untuk mengajar. Bicaralah dengan rapi. Penelitiannya terkenal di negara tetangga. Dalam hal lain, doi tidak tahu apa-apa. Gayanya berantakan, pacarnya tidak, dan kunci mobilnya lupa di mana dia meletakkannya.

Cara menghadapinya: Anda harus menyerap pengetahuan yang sangat berguna di kelas dan menghormatinya. Di luar kelas, dia hanyalah orang yang kikuk, dan dia mungkin membutuhkan bantuan sebagai teman, bukan hanya sebagai siswa.

  1. Dosen yang berwawasan luas

Pemegang jabatan dosen harus memiliki kemampuan memahami suatu bidang tertentu, namun ada yang benar-benar passion pada bidang tersebut, sehingga setiap penjelasan dapat membuka wawasan. Setelah meninggalkan kelas, Anda seolah-olah memahami dunia dari perspektif baru. Menyenangkan!

Metode koping: Guru ini adalah sumber inspirasi yang penting! Ada banyak pertanyaan dan banyak diskusi dengannya.

  1. Dosen kolot

Ketika mahasiswa mulai menggunakan berbagai aplikasi yang kompleks seperti Prezi, Visme, Powtoon atau Haiku Deck untuk menyusun presentasi, dosen tetap akan menggunakan Power Point standar. Jika tayangan slide memiliki desain yang indah, itu lebih baik. Nah, ini hanya copy dan paste kata-kata tersebut ke dalam template standar. Harus ada dosen seperti itu.

Cara mengatasinya: Cukup gunakan soket listrik. Kalau angkanya tidak tinggi karena gurunya kurang paham, apa arti slide keren?

  1. Dosen seperti Dumbledore juga sangat tua

Akan ada dosen yang usianya jauh lebih tua dari usia pensiun, namun tetap dibutuhkan untuk mengajar di kampus. Siswa membutuhkan pengalaman, kebijaksanaan dan ketenangan. Di kelas, dia lebih seperti seorang kakek yang menasihati cucunya dari pada seorang dosen biasa.

Cara menghadapinya: jadilah cucu yang baik.

  1. Dosen seperti guru sekolah menengah

Dosen Lah yang mengajar mahasiswa baru dengan karakteristik guru sekolah menengah. Mereka rajin mengirimkan materi handout, mengeluhkan siswa yang tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dan tentunya mendiskusikan soal ujian sebelum ujian akhir.

Bagaimana menghadapinya: Sama seperti sekolah menengah. Dosen sengaja menugaskan anak yang baru lahir agar bisa beradaptasi.

  1. Pembantu Dosen

Asdos adalah orang tua jauh di atasmu. Kalaupun dia bukan dosen tetap, pekerjaan asdos tetap menumpuk. Doi (Doi) harus membantu dosen utama mempersiapkan perkuliahan, mengurus pekerjaan administrasi, dan terkadang menggantikan dosen utama yang mengajar. Ini adalah tipikal manusia yang membutuhkan lautan vitamin.

Bagaimana menanggapi: Dia senior Anda, dia masih ingin keluar dan ditanya tentang apa pun, dari pengalaman universitasnya hingga kelangsungan hidup manusia di seluruh dunia.

  1. Dosen yang menyenangkan

Umurnya tidak jauh berbeda dengan kamu, dia masih membicarakan kamu, gayanya masih sangat muda. Namun, dia sudah menjadi dosen tetap di kampus. Kecuali jika sangat mendesak, jenis pengajar ini akan membuat mahasiswa merasa diterima di dalam kelas.

Bagaimana menanggapi: Ingat, anak laki-laki dan perempuan! Dia adalah seorang dosen. Jadi jangan menggodanya. Ah Lai.

  1. Dosen itu galak

Menurut cerita para senior, intensnya perkuliahan dosen selalu melibatkan mahasiswa yang kalah dalam pertarungan kelas saat mengisi KRS di awal semester. Kelas sangat ketat, seperti yang sering dikatakan.

Cara menghadapinya: Biasanya dosen tipe ini justru akan lebih lembut, perhatian, dan menyenangkan saat berinteraksi dengan orang lain.

  1. Dosennya sangat ramah

Saat mengajar, dia selalu tersenyum. Kelasnya selalu bertengkar. Bahkan senior yang sudah lulus dari kelas ingin kembali dan merasakan keramahan mereka.

Cara menghadapinya: Dia orang yang baik, tapi bukan berarti dia bisa diinjak-injak. Meski tidak marah, dosen teladan ini tak segan-segan menurunkan nilai mahasiswa yang menurutnya layak mendapat penghargaan.

  1. Dosen bodo amat

Jenis pengajarnya banyak. Misalnya, jangan pernah mengambil kuis di kelas, tidak pernah mengumpulkan tugas yang diberikan olehnya, atau dosen yang tidak terlihat, karena mereka lebih sering bolos dari sebelumnya.

Bagaimana merespon: Saya ingin bertanya kepada para lansia yang pernah diajar oleh dosen tersebut. Misalnya dia tidak pelit nilai-nilai, dia hanya suka gaya bicara seperti ini. Anda dapat membaca sendiri buku teks berdasarkan garis besar yang diberikan oleh instruktur di awal kursus.

Artikel